| PPJB, perjanjian, kuitansi, atau formulir pemesanan | Dokumen ini menunjukkan harga, objek, pembayaran, tenggat, serah terima, dan kewajiban masing-masing pihak. | Uji kejelasan identitas dan objek, penandatangan, syarat pendahuluan, serta akibat wanprestasi yang tertulis. |
| Bukti transfer dan pembayaran | Bukti ini menunjukkan jumlah, tanggal, penerima, rekening, cicilan, uang muka, pelunasan, atau biaya tambahan. | Cocokkan bukti dengan harga dan jadwal. Selain itu, simpan dokumen utuh agar konteks pembayaran tetap jelas. |
| Sertifikat dan data bidang tanah | Dokumen ini memuat identitas hak, luas, lokasi, nama pemegang, serta dasar pemeriksaan. | Bandingkan data dengan pemeriksaan resmi. Jangan simpulkan kepemilikan hanya dari foto sertifikat atau cerita penjual. |
| AJB, PPAT, kuasa, dan dokumen persetujuan | Dokumen ini menunjukkan proses akta, kewenangan, kehadiran para pihak, dan tahapan peralihan yang pernah berjalan. | Periksa pihak yang berwenang, pasangan, ahli waris, pemegang hak lain, serta kecocokan dokumen dengan objek. |
| Komunikasi dan permintaan pemenuhan | Percakapan merekam janji, pengakuan, perubahan jadwal, penolakan, dan upaya penyelesaian. | Simpan percakapan lengkap, tanggal, pengirim, penerima, lampiran, dan bukti pengiriman surat. |
| Serah terima dan kondisi rumah/tanah | Catatan ini menunjukkan waktu penguasaan, penghuni, kondisi bangunan, batas, fasilitas, dan perubahan di lokasi. | Beri foto/video tanggal dan konteks. Kemudian, bedakan fakta yang Anda lihat sendiri dari informasi pihak lain. |
| Pajak, biaya, dan saksi transaksi | Data ini menjelaskan kewajiban pendukung dan orang yang mengetahui penawaran, penyerahan, pembayaran, atau negosiasi. | Minta saksi menerangkan fakta yang benar-benar ia ketahui. Dokumen pajak tidak otomatis membuktikan seluruh hak keperdataan. |